Melatih Kesadaran dan Kemandirian Ibu untuk Pemanfaatan Buku KIA untuk Tumbuh Kembang Balita dan Anak
DOI:
https://doi.org/10.36307/ehr8b081Keywords:
Buku KIA, Tumbuh kembang anak, Pemantauan balita, Edukasi ibuAbstract
Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) merupakan instrumen penting dalam sistem pelayanan kesehatan untuk mencatat, memantau, dan mengevaluasi tumbuh kembang anak. Meskipun cakupan distribusinya telah mencapai 100% di berbagai wilayah, pemanfaatannya secara menyeluruh oleh ibu masih tergolong rendah. Banyak ibu hanya menggunakannya untuk mencatat imunisasi dan berat badan, tanpa memahami informasi penting lain yang tersedia di dalamnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemandirian ibu dalam memanfaatkan buku KIA untuk pemantauan tumbuh kembang anak secara lebih optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Posyandu Mekar Melati 2, Demangan, dengan melibatkan 8 orang ibu yang memiliki balita. Edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif, latihan pengisian grafik pertumbuhan anak, diskusi terbuka dan evaluasi menggunakan kuesioner daring. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 87,5% peserta merasa sangat percaya diri menggunakan buku KIA secara mandiri setelah kegiatan. Selain itu, 75% responden menyatakan sangat setuju untuk mulai mencatat tumbuh kembang anak secara rutin. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pendekatan edukatif dalam membangun perilaku positif terkait peran ibu dalam memantau tumbuh kembang anak. Edukasi yang dikombinasikan dengan praktik langsung dan partisipasi aktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemandirian ibu dalam menggunakan Buku KIA. Intervensi seperti ini dapat menjadi strategi penting dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas tumbuh kembang anak di tingkat keluarga.
The Maternal and Child Health (KIA) book is a vital tool within the primary healthcare system for recording, monitoring, and evaluating child development. Despite achieving full distribution coverage in many areas, its comprehensive use by mothers remains limited. Many mothers rely on it only for immunization records and weight measurements, overlooking its broader functions. This community service activity aimed to enhance mothers’ awareness and autonomy in utilizing the KIA book for optimal monitoring of child growth and development. The community service activity was conducted at Posyandu Mekar Melati 2, Demangan, involving 8 mothers with young children. Educational interventions included interactive lectures, hands-on practice with growth charts, group discussions, and post-activity evaluation via online questionnaires. Evaluation results showed that 87.5% of participants felt highly confident in using the MCH Handbook independently after the session. Moreover, 75% strongly agreed to begin routinely documenting their children’s development. These outcomes indicate the effectiveness of educational strategies in fostering positive behavioral change among caregivers. Educational programs that combine direct instruction, active engagement, and practical exercises effectively enhance mothers’ knowledge and autonomy in using the MCH Handbook. Such interventions are critical in supporting stunting prevention and improving early childhood development outcomes at the family level.