Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) Sebagai Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Di SMP Negeri 4 Sewon

Authors

  • Eva Elya Sari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbdiyo, Yogyakarta Author
  • Laurencia Ira A Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbdiyo, Yogyakarta Author
  • Lutfiyah Azizah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo, Yogyakarta Author
  • Opi C Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo, Yogyakarta Author
  • Desi ekawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo, Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.36307/k9njba92

Keywords:

Anemia, remaja putri, tablet tambah darah, edukasi kesehatan, kepatuhan

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang perlu mendapat perhatian serius. Kondisi ini sering terjadi akibat kebutuhan zat besi yang meningkat pada masa pertumbuhan dan menstruasi, serta rendahnya asupan zat besi dalam makanan sehari-hari. Pemerintah telah melaksanakan program pemberian tablet tambah darah (TTD) secara rutin di sekolah sebagai upaya pencegahan anemia. Namun, tingkat kepatuhan dan pengetahuan remaja mengenai manfaat TTD masih rendah sehingga efektivitas program ini perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan konsumsi TTD pada siswi kelas VII SMP Negeri 4 Sewon melalui penyuluhan kesehatan interaktif. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi kelompok, pembagian materi edukasi, dan evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert. Kegiatan dilaksanakan pada 4 Juni 2025 dan diikuti oleh 54 siswi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 89% peserta memberikan tanggapan positif terhadap penyuluhan, dengan total skor 1.201 dari skor maksimal 1.350. Sebanyak 129 siswi menjawab “sangat setuju” dan 137 siswi menjawab “setuju,” yang mencerminkan meningkatnya pengetahuan dan motivasi mereka untuk rutin mengonsumsi TTD. Selain itu, partisipasi aktif siswa selama diskusi menunjukkan ketertarikan mereka terhadap materi kesehatan reproduksi. Dengan demikian, program edukasi berbasis sekolah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kepatuhan siswi terhadap konsumsi TTD. Dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan sangat disarankan agar upaya pencegahan anemia pada remaja putri dapat berjalan lebih optimal dan berkesinambungan.

Adolescent girls in Indonesia face a significant risk of anemia due to rapid growth, menstruation, and insufficient iron intake, which can negatively impact their academic performance and long-term health. The Indonesian government has implemented a weekly iron and folic acid (IFA) supplementation program for school-age girls as a primary prevention strategy. However, low knowledge, motivation, and adherence often hinder the
effectiveness of this intervention. This community service activity aimed to improve knowledge and consumption compliance of iron tablets among seventh girls at SMP Negeri 4 Sewon through an interactive health education session. The intervention involved a one- day health education program consisting of lectures, group discussion, and the use of educational materials. A post-intervention evaluation was conducted using a structured
Likert-scale questionnaire comprising five statements to assess students’ knowledge, interest, and motivation. A total of 54 students participated in the activity. The evaluation revealed that most students responded positively to the intervention, with 129 students indicating “strongly agree” and 137 indicating “agree,” resulting in a total score of 1,201 out of a possible 1,350 (89%). These findings indicate that the interactive education program effectively increased students’ knowledge and awareness of anemia prevention and the importance of regular iron tablet consumption. Furthermore, sustained support and periodic educational activities at school and home, combined with close collaboration between health professionals, school staff, and families, are recommended to ensure the long-term success of the iron supplementation program in preventing anemia among adolescent girls.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-02-13